Buku ini menceritakan Mageline remaja berusia 17 tahun dari kampung Suminka, Papuadia menguasi lima bahasa, tapi dia belum pernah belajar membaca, ia bertemu dengan sorang pemuda dan pendeta dan menginsoirasi Mageline untuk belajar membaca dan sekolah.
Buku ini menceritakan keadaan alam dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua.