Penelitian tersebut mengupas wacana berita ragam tulis dalam majalah berbahasa Jawa yang terdiri 3 bagian yakni pendahuluan, isi dan penutup.
Dipaparkan aspek-aspek kebahasaan yang dimanfaatkan dalam penciptaan wacana humor bahasa Jawa dan penyimpangan aspek pragmatik yang ada dalam wacana humor bahasa Jawa.
Dalam penelitian itu dideskripsikan struktur teks dalam wacana jual beli di Pasar Kranggan, pengaruh tinggi rendah tenggang sosial antara penjual dan pembeli, dan cara penjual menolak atau mengiyakan tawaran pembeli.
Pelengkap hadir dalam kalimat yang berstruktur SPPI. Kehadiran pelengkap dalam kalimat ditentukan oleh watak verba pengisi predikat. Verba dalam bahasa Jawa memiliki ciri morfologis, sintaksis, dan semantik. Ada tujuh tipe verba pengisi predikat yang mengharuskan hadirnya pelengkap.
Pelengkap hadir dalam kalimat yang berstruktur SPPI. Kehadiran pelengkap dalam kalimat ditentukan oleh watak verba pengisi predikat. Verba dalam bahasa Jawa memiliki ciri morfologis, sintaksis, dan semantik. Ada tujuh tipe verba pengisi predikat yang mengharuskan hadirnya pelengkap.
Penelitian itu memerikan struktur naskah pidato dan kekhasan ungkapan pada setiap bagian naskah pidato para pejabat Pemerintah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Memaparkan mengenai jumlah konjungsi subordinatif dalam bahasa Indonesia serta perilaku konjungsi subordinatif bahasa Indonesia yang mencakup posisi, ketegaran, kehadiran, tanggung jawab, fungsi sintaksis klausa anak berkonjungsi subordinatif.
Dalam penelitian ini dideskripsikan(1) ketidaksesuaian materi bahan ajar Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Sekolah Dasar untuk Kelas IV, V, dan VI dalam buku teks terbitan BSE, Erlangga, dan Yudhistira dengan Kurikulum KTSP 2006. (2) ketidaksesuaian materi bahan ajar Bahasa Indonesia dan Kurikulum KTSP 2006 meliputi: ejaan, kata tugas (kata depan, kata penghubung, kata sandang), pembentukan…
Permasalahan yang menjadi pokok bahasan dalam penelitian ini ialah istilah penamaan makanan atau jajanan tradisional yang ada pada budaya Melayu di Pontianak. Dibahas juga tentang deskripsi hubungan istilah penamaan makanan atau jajanan tradisional dengan budaya Melayu yang ada di Pontianak.
Ada dua golongan wacana dialogis yaitu wacana dialog sederhana dan wacana dialog yang kompleks. Wacana dialog sederhana mempunyai dua koherensi yaitu koherensi semantis dan koherensi pragmatis.