Kucing memang hewan yang lucu. Siapa yang suka memelihara kucing? Kucing Dewi gemuk semua, lho. Bagaimana cara Dewi merawat kucing? Ayo, kita cari jawabannya di buku Ngingu Kucing!
Di hutan, Mbah Suta memberi Wira peranakan burung. Setelah dirawat sampai besar, burung jenis perkutut itu mempunyai ciri khusus yaitu katuranggan. Perkutut katuranggan jika dijual harganya puluhan juta. Suci ingin menjualnya, tetapi dilepaskan. Mengapa perkutut tidak boleh dijual, tetapi dilepaskan? Untuk menemukan jawabannya, bisa membaca cerita anak berjudul “Perkutut Katuranggan” ini.
Popon merasa iri dengan suara merdunya Lori. Popon memamerkan dirinya karena bisa menjaga keselamatannya dan berguna bagi yang lain. Popon bertanya, “Apakah suara merdumu bisa melindungimu dan apakah kamu berguna?” “Dor!” Ternyata suara itu berasal dari pemburu yang akan menangkap burung punglor abang. Pada malam hari di waktu yang berbeda, gerombolan larva datang. Mereka akan makan b…
Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah.(Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh). Semboyan itu memang nyata. Kerukunan memberikan kekuatan. Jika berselisih, bisa menyebabkan hidup susah. Apalagi warga Indonesia beraneka ragam sehingga harus hidup rukun supaya tidak mudah terpecah belah. Seperti apa wujud kerukunan? Dengan siapa kita harus rukun? Para pembaca bisa memahami hal tersebut di buku …
Salim belum menyelesaikan tugas menulis cerita. Salim akan menulis tentang pekerjaan. Temannya, Beno, membantu Salim agar bisa menyelesaikan tugasnya. Namun, Salim masih belum bisa. Salim harus memilih satu dari sekian jenis pekerjaan yang ada. Salim teringat akan bapaknya, Pak Burhan, yang bekerja sebagai wartawan. Selanjutnya, apa yang dilakukan Salim agar dapat menyelesaikan tugasnya?
Dodik anak yang pandai dan senang menolong. Ia melihat bapaknya yang sudah tuakesusahan merontokan padi hasil panennya. Dodik kemudian berpikir bagaimana caramembantu meringankan pekerjaan bapaknya.Ketika duduk di gubuk sawah bersama Anto, Dodik melihat burung yang sedang makanpadi. Burung itu menggunakan paruhnya untuk memisahkan isi padi dan kulitnya secaragampang dan cepat. Kemudian Dodik ti…
Pohon Kepel di Kebun Raja terkenal sampai ke mancanegara. Banyak raja dari kerajaan lain ingin mengetahui dan melihat Pohon Kepel. Pohon Kepel menjadi ciri khas tanaman di Kerajaan Ayogya. Seperti apa wujud Pohon Kepel itu sehingga sang Prabu Kartawijaya dan Putri Sekar Wangi sangat menyayanginya? Ayo, kita baca cerita ini!
Sesudah mencuci, Ulul, Raffi, dan Angga menjemur sarung yang berjumlah sepuluh. Tiga anak itu mengurutkan sarung di jemuran mulai dari yang paling kecil sampai paling besar. Tali jemurannya melorot. Kata Ulul, tidak apa-apa. Sore hari, langitnya mendung. Ulul segera berlari, hendak mengangkat sarung dari jemuran. Lo, kok sarungnya hanya ada enam?
Tono dan Tini bermain bersama dengan gembira. Keduanya bermain balok. Balok Tini ditumpuk tinggi seperti menara. Balok Tono berbaris memanjang seperti kereta. Tini senang memandang menaranya. Namun, Tono kecewa, merasa kurang panjang keretanya. Tono lalu meminta balok milik Tini, tetapi tidak diberi. Kira-kira bagaimana perasaan Tono? Apa yang akan dilakukannya?
Berkali-kali, Jujuk yang berbadan gemuk jatuh dari egrang. Setiap kali ia jatuh, Opin dan Amel menertawainya. Jujuk kesal. Opin dan Amel meminta maaf. Jujuk dibujuk agar mau berlatih lagi. Kira-kira Jujuk bisa tidak, ya, menggunakan egrang dan ikut balapan?