Luwak, musang pandan, bangun tiap malam. Ia mencari makan buah kopi. Suatu malam, Luwak mengajak bermain si Kucing. Simbah kaget dan terbangun. Karena takut terhadap Luwak, Simbah menelepon pemadam kebakaran untuk menangkap Luwak. Bagaimana nasib Luwak? Apa akhirnya Luwak bisa tertangkap?
Sekar dan Bowo sangat kangen terhadap Simbah. Si Kembar itu berebut mencari perhatian Simbah. Ketika Simbah akan mandi, si Kembar berebut mengambilkan handuk Simbah. Karena tersangkut paku, handuk sobek besar. Bagaimana nasib handuk Simbah?
Lik Darma, salah satu putra Mbah Pawira, adalah seorang yang bekerja menderes nira tiap hari pada pagi dan sore. Tung, kluntung, kluntung, kluntung …. Suara yang berasal dari atas itu terdengar semakin jelas. Setelah dicari, suara itu berasal dari bumbung yang tergantung di pinggang Lik Darma. Bumbung itu dibawa turun dari pucuk manggar setelah terisi nira. Setelah diunduh, bumbung berisi nir…
Siapakah yang tiap pagi makan nasi? Dari manakah asalnya nasi itu? Dalam cerita ini, teman-teman diajak dolan bersama Menthik. Teman-teman akan diberi tahu tempat tinggal Menthik yang indah. Teman-teman juga diberitahu apa saja yang dilakukan Menthik setiap hari.
Nares sangat gembira. Memancingnya berhasil, kalinya bersih. Nares mengerti perlunya menjaga kebersihan kali.
Gunung ingin piknik ke Potorono, Bantul. Ia ingin naik dinosaurus seperti di Youtube. Gunung menelepon Bulan yang rumahnya di Bantul. Bulan berkata bahwa Potorono dekat dengan rumahnya. Gunung jadi piknik ke Bantul.
Terdapat delapan tema yang dikupas dalam buku ini, yakni kepemimpinan Sultan HB X, suksesi dan keraton, keistimewaan Yogyakarta dan pemerintahan Provinsi DIY, serta relasi keindonesiaan global dan pluralisme. Ada pula tema tradisi budaya dan lingkungan hidup, peran Sultan HB X dalam Reformasi 1998, ekonomi kreatif DIY, serta perempuan dan keadilan gender.
Berkali-kali, Jujuk yang berbadan gemuk jatuh dari egrang. Setiap kali ia jatuh, Opin dan Amel menertawainya. Jujuk kesal. Opin dan Amel meminta maaf. Jujuk dibujuk agar mau berlatih lagi. Kira-kira Jujuk bisa tidak, ya, menggunakan egrang dan ikut balapan?
Buku ini menceritakan Hari ahad atau hari minggu nanang disuruh ibunya pergi ke pasar untuk belanja bahan bolu pisang dan setelah belanja bahan nanang membeli dawet. sebelah penjual dawt ada penjual tempe namanya Pak Kamto kebetulan tetangga belakang rumah nanang , Pak Kamto memberi nanang tempe karena tempe masih berujud kedelai Pak Kamto pesan supaya sampe rumah dijereng. Setelah sampe rumah …