Berisi tentang kiat menulis.
Buku ini terdiri atas tiga bab, membicarakan tentang apa saja musuh-musuh kreativitas, potensi kreativitas yang ada di dalam diri setiap orang dan bagaimana memunculkannya, serta cara-cara mengaktualisasikan potensi kreativitas di sekolah.
Buku ini, secara ringan mencoba menawarkan paradigma baru tentang kaitan teks dengan emosi. Penulis yakin bahwa teks dapat memuat emosi, tulisan-tulisan yang melibatkan diri penulisnya akan mampu mengajak sang penulis untuk mengenali dirinya.
Makalah ini membahas perlunya upaya untuk mencegah arus globalisasi yang dapat membentuk keseragaman global atau memusnahkan jati diri bangsa. Bahasa Indonesia harus digunakan secara bijak untuk menggerakkan bangsa Indonesia.""