Buku ini berisi himpunan korespondensi pribadi antara dua intelektual asing yang menyaksikan langsung pergolakan Revolusi Indonesia. Surat-surat ini membuka perspektif unik tentang dinamika politik, sosial, dan budaya Indonesia pasca-Proklamasi, dilihat dari sudut pandang seorang filolog Prancis dan seorang sejarawan seni Amerika.