Buku ini berupa kumpulan esai berkenaan dengan kajian-kajian fonosemik, yaitu yang tentang bunyi dan pengertian. Tujuan utama buku ini adalah untuk menekankan keutamaan ekspresi linguistik dan isi vis-s-vis grammatika, yaqitu termasuk morfologi dan sintaksis
Buku ini merupakan sebuah kajian yang ilustratif tentang teori semantik. Pada teks ini semantik dipandang sebagai kajian yang paradigmatik dalam pengertian paradigmatik yang tidak berkontradiksi dengan sintagmatik. Namun demikian, penulis menekankan pembahasan pada perbedaan antara sinkronis dan diakronis, bahasa dan ujaran atau sistem, norma, dan ujaran, perbedaan antara fonetik dan fonologi,…
Interpretasi takkan mungkin ada tanpa lewat proses melakukan inferensi, inference-making, dan tanpa lewat konstruksi koherensi. Buku ini berangkat dari ide atau prinsip dasar ini yang menuntun pada interpretasi wacana. Persoalan yang dikaji antara lain berkenaan dengan interpretasi lewat proses sintaksis, proses semantik, proses tindakan, dan juga lewat proses tidak teratur.
Berbeda dengan ensiklopedia, buku ini tidak rnmemuat penulis, periode, atau genre. Tetapi cenderung pada definisi ungkapan-ungkapan yang sering digunakan dalam sastra yang mungkin menimbulkan kesalahpahaman makna.