Buku ini menceritakan tentang suatu negeri Samatrani yang dipimpin oleh Sultan Yahya, dengan perdana menterinya yang masyhur, arif, dan bijaksana, bernama Apalus. Negeri Samatrani sering diserang oleh orang Badrani sehingga Sultan Yahya dan Perdana Menteri Apalus bersepakat untuk membuat surat perjanjian dengan Negeri Badrani untuk berasahabat, agar negerinya aman.
Buku Sakwise Esmiet lan Suparto Brata: Antologi Geguritan ini merupakan terbitan dari Balai Bahasa Jawa Timur dalam rangka ikut mengayubagya Kongres Bahasa Jawa VI di Yogyakarta. Buku tersebut berisi kumpulan geguritan/puisi berbahasa Jawa karya beberapa penulis yang disusun oleh Muhammad Eriza Abikara, dan kawan-kawan.
Syair Sultan Mahmud di Lingga mengisahkan Sultan Muzafar Syah yang menikah dengan Tengkun Fatimah memerintah di Lingga. Ia berputra laki-laki yang bernama Tengku Abdurrahman. Sedangkan Syair Perang Banjarmasin mengisahkan terjadinya peperangan antara Kumpeni dengan pembajak pada tahun 1866, yaitu pada masa Pemerintah Residen Verspijk, Hoppe, tiedtke, dan Tromp. Peperangan ini berakhir dengan ke…
Membahas hukum Isalam (Figh) yang beraliran Syafi'i, dilengkapi dengan beberapa contoh serta beberapa masalah yang kemungkinan akan terjadi. Naskah ini terdiri atas 22 bab dan 93 pasal, antara lain berisikan adab tayamum, bewudhu, solat, zakat, puasa, qurban serta penjelasan lain mengenai ibadah.
Boto-botoang dan Pakkiok Bunting termasuk salah satu bentuk sastra lama Makassar yang identik dengan pantun teka-teki dalam sastra Indonesia. Boto-botoang ini disampaikan atau digelar ketika para remaja dan orang tua berkumpul pada sebuah rumah. Penyampaian boto-botoang itu dilakukan secara bergantian antara satu kelompok dengan kelompok lain. Kegembiraan muncul kalau ada pihak yang menang dan …
Buku ini berisi hasil transliterasi dan terjemahan dari puisi-puisi Makassar, terdiri dari 5 jenis yaitu doangang, aru, dondo, pakkiok bunting, dan kelong.
Buku ini berisi ikhtisar cerita, transliterasi dan terjemahan dari Tolok Rumpakna Bone (puisi naratif yang berisi kisah kepahlawanan di Bugis.""
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana pergeseran bentuk-bentuk formula dan komposisi cerita dalam 'Bottinna I La D Wata Sibawa Iw Attaweq dalam kerangka pergeseran penciptaan teks dan tanggapan pembaca.
buku ini berisi tentang pokok-pokok dasar pramasastra.
Buku ini berisi tentang tata bahasa Indonesia. Didalamnya dibahas kata dan kalimat, ejaan, tanda baca dan huruf besar dsb.