Buku ini menyampaikan kritik sosial dengan bahasa yang mudah dicerna dan dipahami.
Buku tersebut berisi tentang kata sapaan baik yang lama maupun yang baru yang terdapat dalam bahasa Aceh yang berkaitan dengan struktur sosial, adat, agama, jabatan, jenis kelamin, dan umur.
Buku ini berisi gambaran yang lengkap tentang penhuasaan kosa kata bahasa Indonesia murid kelas VI Sekolah Dasar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
Dibicarakan cerpen-cerpen karya dua pengarang negara Brunei Darussalam, yaitu Mussidi dan Pudarno Binchin yang difokuskan pada hubungan aspek dengan estetik dan pembaharuannya. Mereka mempunyai gaya penceritaan yang berbeda. Mussidi menggunakan gaya bercerita bersahaja, lucu, sinis, dan penuh dengan sindiran, sedangkan Pudarno Binchin menghasilkan cerpen-cerpen yang kompleks dan menarik.
Dibicarakan sebagian karya-karya fiksi baru (eksperimen, avant-garde) Brunei Darussalam masakini (akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 sekarang), karya-karya fiksi (cer[pen, novelet, dan novel) Mussidi (Haji Morsidi bin Haji Marsal), H. Mar (Haji Mohd. Ali bin Haji Radin), dan P. Binchin (Pudarno bin Binchin). Masing-masing karya tersebut mempunyai kategori yang berbeda, misalnya berupa kategor…
Perkembangan sastra Brunei dari awal sampai sekarang penggarapan identitas kebangsaan, sejarah suka duka dan pegangannya terhadap agama Islam tidak jarang menjadi tema atau pokok persoalan, watak dan latar belakang dalam sastra kreatif mereka. Batas persoalan yang termuat dalam karya sastra tidak hanya terbatas dalam lingkungan lokal, tetapi dapat melampaui wilayah nusantara dan antarbangsa.
Berisi antologi puisi kemerdekaan Brunei Darussalam. Tema dan persoalan yang disampaikan oleh penyair-penyair itu mengenai tanggung jawab dalam negara yang sudah merdeka. Untuk mengisi kemerdekaan diperlukan berbagai unsur seperti agama, budaya, bahasa, pendidikan , ekonomi dan lain-lain dalam ruang lingkup falsafah negara Melayu Islam Beraja.