Disadur dari kumpulan cerita Tiga Kulano dari Dagho: Kumpilan Cerita Sangir Talaud, yang terdiri atas 5 episode, yaitu Tiga Ksatria dari Dagho, Penyesalan Gumansalangi, Ompung si Penguasa Laut, Manusia yang Keluar dari Telur, dan Petuah Orang Tua.
Direpresentasikan kecenderungan sastra dan bersastra dalam masyarakat Indonesia akhir-akhir ini atau bahkan mungkin sepanjang sejarahnya.
Dideskripsikan unsur erotisme dalam cerita pendek Indonesia periode 1950-an dan untuk mengetahui fungsi erotis itu dalam kaitannya dengan keutuhan sebuah karya sastra.
Mendeskripsikan pola pemakaian sistem sapaan bahasa Tolaki menurut variabel hubungan antar penutur , baik hubungan kekerabatan , tingkat keakraban maupun hubungan antara lapisan sosial, variabel situasi dan tempat, variabel usia, dan variabel jenis kelamin.
Berisi uraian drama Tuah-Jebat yang bersumberkan dari teks Hikayat Hang Tuah dengan kajian intertekstualiti. Kajian tersebut sekitar mengenai masalah Hikayat Hang Tuah sebagai sumber drama, memperteguh legenda, penentangan terhadap legenda dan Tuah-Jebat dalam dunia intelektual.
Buku ini berisi hasil transliterasi dan terjemahan dari Budi Istiharah Indra Bustanil Arifin yang merupaka karya sastra Indonesia lama berbahasa Bugis.""
Penelitian bertujuan mengetahui kedudukan dan fungsi bahasa Mandar (Sulawesi Selatan), dalam situasi resmi (kantor) dan situasi tidak resmi (rumah tangga, adat, agama).
Penelitian bertujuan mengetahui kedudukan dan fungsi bahasa Mandar (Sulawesi Selatan), dalam situasi resmi (kantor) dan situasi tidak resmi (rumah tangga, adat, agama).
Penelitian bertujuan memperoleh sejumlah cerita sastra lisan Mandar (Sulawesi Selatan)dalam berbagai tema, amanat, alur cerita, serta pelaku dan peranannya untuk dapat dinikmati oleh masyarakat luas.