Kamus Sasak-Indonesia ini merupakan edisi kedua cetakan kelima. Kamus ini untuk melengkapi pelajaran bahasa Sasak di sekolah dasar dan menengah.
Buku ini berisi kumpulan pidato pengukuhan guru besar ilmu-ilmu humaniora di UGM , yang isinya antara lain mengenai pengembangan, penerapan, konsep baru, atau yang dapat mendukung pembangunan dalam bidang tertentu sesuai dengan ilmu pengetahuan yang diampu oleh guru besar baru.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur sastra lisan Semende, sehingga diperoleh informasi tentang latar belakang budaya masyarakat penuturnya, kedudukan dan peranan, serta jenis-jenis sastra lisan Semende.
Kamus ini berisi daftar kosakata bidang fisika mekanika kuantum beserta maknanya.
Kamus Ogan--Indonesia ini memuat kosakata bahasa Ogan dan padanannya dalam bahasa Indonesia serta contoh penggunaannya dalam kalimat.
Berisi tentang Pedoman Umum Pembentukan Istilah Bahasa Malaysia
Penelitian ini memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan bahasa Kao yang digunakan oleh orang Kao di Kao, Halmahera Utara. Beberapa hal yang dipaparkan itu meliputi wilayah, orang, dan bahasa; penutur bahasa Kao; penggunaan bahasa Kao, sikap bahasa orang Kao terhadap bahasa Kao; bahasa Kao dan bahasa-bahasa lain di Halmahera Utara; struktur bahasa Kao; dan masa depan bahasa Kao.
Membahas tentang perkembangan pemarkah aspek kompletif ‘habis’, pemarkah aspek anterior’sudah’, dan ‘telah’, dan pemarkah aspek perfektif –lah dalam bahasa Indonesia.
Membahas latar belakang sosial budaya masyarakat Kayu Agung, kedudukan dan peranan sastra lisan Kayu Agung, jenis-jenis sastra lisan Kayu agung, analisis tentang unsur cerita prosa rakyat Kayu Agung (alur, tema dan nada, tokoh dan penokohan, dan latar), analisis tentang gaya penceritaan, dan analisis tentang ragam bahasa cerita.