Buku ini berisi tentang sejarah pertempuran lima hari di Semarang tanggal 15-19 Oktober 1945
Mengisahkan bagaimana dinamika pabrik gula Djatiroto dapat bertahan hingga kini meski sudah sejak lama didirikan yaitu pada masa nasionalisme, yang salah satunya menjadi pemasok 16% kebutuhan gula nasional menunjukan bahwa keberadaan pabrik gula ini didukung oleh faktor alam yang cocok untuk budidaya tebu dan perkembangan industri gula
Buku ini berisi biografi seorang penari Pura Mangkunegaran,
Buku itu berisi uraian seberapa jauh peranan KRT Jayadipura dalam penggerak budaya sekaligus tokoh gerakan kebangsaan dan pergaulannya dengan tokoh-tokoh kebangsaan sehingga dalem tersebut menjadi pusat aktivitas bertemunya para tokoh gerakan kebangsaan.
Dalam penelitian itu diungkapkan kisah kehidupan Ki Manteb Soedarsono untuk dijadikan suri tauladan bagi generasi penerus terutama pengabdiannya dalam seni pedalangan meliputi aspek-aspek sosial, ekonomi, dan budaya.
Dalam buku itu diidentifikasikan dan dideskripsikan 1. keberadaan berbagai jenis dan bentuk media massa nasional maupun lokal dikaitkan dengan kelompok pemakainya, 2. proses sosialisasi nilai-nilai media massa lokal yang terkait, dan 3. pengaruh pesan-pesan tertentu dari media massa lokal terhadap kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi pemakainya.
Buku itu berisi tiga penelitian yang membahas mengenai markas gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman, kriminalitas di Sragen periode 1948--1949, dan program pendidikan politik tentara di Jawa tahun 1946--1948.
Masalah yang diajukan dalam makalah ini adalah bagaimana retensi dan inovasi yang terjadi pada bahasa Jawa dialek Banyumas dalam kaitannya dengan Proto Austronesia menggunakan teori analisis Linguistik Historis Komparatif metode kualitatif dengan teknik rekonstruksi.