Terdapat delapan tema yang dikupas dalam buku ini, yakni kepemimpinan Sultan HB X, suksesi dan keraton, keistimewaan Yogyakarta dan pemerintahan Provinsi DIY, serta relasi keindonesiaan global dan pluralisme. Ada pula tema tradisi budaya dan lingkungan hidup, peran Sultan HB X dalam Reformasi 1998, ekonomi kreatif DIY, serta perempuan dan keadilan gender.
Semua mahluk hidup yang diciptakan di dunia ini pastilah memilikikelebihan masing-masing. Namun terkadang ada pula yang merendahkan dan meremkan kehdiran orang lain. Seperti lalat yang dibenci oleh Pak Leman, Lebah, dan Kupu-kupu. Tidak disangka lalatlah yang berjasa bagi mereka semua.
Buku ini menceritakan seorang anak yang usianya genap 7 tahun dan mendapat hadiah ulang yahun dari ibunyq yaitu diajak ke Gembira Loka dan menjadi hadiah yang sangat istimewa.
Buku ini merupakan hasil penelitian Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X
Upacara Adat Jangkrik Genggong ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukursegenap warga masyarakat Desa Sidomulyo kepada Tuhan yang Maha Kuasa atasa segala rahmat yang telah dilimpahkannya
Mitologi yang berakar pada budaya kelompok etnis itu boleh disebut sebagai " dasar pijakan" bagi kehadiran mitologi Indonesia atau Nusantara dan sekaligus penghubung antyara Indonesia yang abstrak dan realita keindonesiaan yang tengah menjadi.
Penelitian ini bertujuan mengungkapkan dan mendeskripsikan representasi pandangan Darmanto Jatman tentang masalah dasar kehidupan yang tersirat dan yang tersurat dalam karya puisi-puisi yang ditulisnya. Pandangan penyair yang tersirat atau yang tersurat dalam karyanya itu meliputi masalah: maut, tragedi, cinta, harapan,kekuasaan, loyalitas, makna dan tujuan hidup serta hal-hal yang bersifat tra…