Bahasa Sasak sudah mulai ditinggalkan oleh sebagaian penuturnya. Pergerakan ke arah kepunahan bahasa Sasak sudah semakin jelas terlihat dengan penutur bahasa Sasak dewasa sekarang ini cenderung menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari dengan anak-anak. Akibatnya, anak-anak sekarang tidak bisa berkomunikasi secara aktif menggunakan bahasa Sasak.