Merupakan dongeng dengan berbagai peranan makhluk halus. Cut Diwa Akah digambarkan sebagai seorang tokoh yang dapat menundukkan segala raja bangsa jin dan manusia. Setelah beberapa lama mengembara, ia pulang ke negeri orang tuanya di Martagangsa. Ia dapat mempersatukan kembali ayah dan ibunya yang sekian lama berpisah akibat perbuatan jahat jin wanita bernama Diwa Seundari.
Buku tersebut berisi ringkasan hikayat Nabi Ibrahim berbahasa Indonesia dan alih aksara hikayat dalam bentuk seperti tembang.
Menceritakan negeri Bagdad yang diperintah oleh Raja Baren Nasi yang mempunyai dua orang anak, Bangta Sulotan dan Baren Miga yang lebih dikenal dengan nama Putri Baren, keduanya memiliki beberapa kelebihan. Ketika dua puteranya menginjak dewasa, permaisuri minta izin untuk pergi bertapa. Tujuh tahun kemudian permaisuri meninggal dalam pertapaannya. Setelah empat puluh empat hari meninggalnya pe…
Di masa Nabi Sulaiman ada seorang raja dan menteri yang memerintah empat buah negeri, yaiti Mesir, Yaman, Bagdad, dan Bani Ara. Raja dan Menteri tersebut masih menyembah berhala dan keduanya belum mempunyai anak. Mereka bermaksud bertemu dengan Nabi Sulaiman ingin memeluk agama Islam. Nabi Sulaiman menyuruh mereka untuk mengucapkan dua kalimah syahadat. Atas pertolongan Nabi Sulaiman, mereka ma…
Hikayat Ranto menggambarkan kehidupan para petani lada di Aceh Barat, yang pada masa itu disebut Ranto. Mereka terdiri dari para perantau dari kampung halaman lain. Sedangkan Hikayat Teungku di Meukek menggambarkan perlawanan rakyat di daerah Meulaboh yang digerakkan oleh seorang peminpin agama terhadap hulubalang yang didukung oleh Belanda.
Kamus Istilah Tasawuf ini disusun berdasarkan istilah-istilah tasawuf yang dapat dihimpun dari berbagai sumber dan disesuaikan dengan buku Pedoman EYD, Pedoman Umum Pembentukan Istilah.
Pustaka wisata budaya kesenian Randai Minangkabau