Penelitian bertujuan untuk memperoleh pemerian struktural yang memadai tentang morfologi dan sintaksis bahasa Enggano di Pulau Enggano Bengkulu.
Buku Sistem Sapaan Bahasa Minangkabau ii semula merupakan naskah laporan penelitian yang berjudul "Sistem Sapaan Bahasa Minangkabau", yang disusun oleh tim peneliti FKss-IKIP Padang dalam rangka kerja sama dengan Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah-Sumatra Barat tahun 1981/1982.
Buku ini berisi penelitian yang bertujuan mendeskripsikan, sekaligus menginventarisasikan sistem dan bentuk sapaan bahasa Minangkabau, yang mencakup sistem dan bentuk sapaan dalam lingkungan kerabat dan di luar kerabat.
Buku ini berisi tentang penelitian yang bertujuan untuk mencoba memberikan pengetahuan, dan penguasaan (pemakaian) kosa kata murid kelas VI SD Sumatera Barat, baik yang berhubungan dengan jumlah ataupun yang berhubungan dengan bentuk kata
Buku tersebut mendeskripsikan masalah yang bertalian dengan frase bahasa Minangkabau yang meliputi: (a) Jenis dan masing-masingg strukturnya; (b) jenis dan fungsi kata yang menjadi unsur-unsurnya.
Buku ini berisi tentang penelitian yang bertujuan memberikan gambaran yang relatif lengkap dan dapat dipercaya tentang: 1. Interferensi gramatikal (morfologi dan sintaksis) serta leksikal bahasa Minangkabau ke dalam bahasa Indonesia tulis murid kelas VI sekolah dasar Sumatra Barat. 2. bentuk pola interferensi 3. perbedaan latar belakang bahasa Minangkabau dan bahasa Indonesia menyebabkan ter…
Penelitian bertujuan mengetahui kemampuan berbahasa Indonesia (membaca dan menulis) murid kelas III SMP di Sumatra Barat berdasarkan pengolah data yang diperoleh lewat penelitian lapangan.
Data penelitian ini adalah latar belakang sosial budaya guru dan siswa, pelaksanaan pelajaran menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Dari empat buah cerpen yang dianalisis pada intinya pengarang menyisakan peristiwa yang harus dilanjutkan oleh pembaca dengan meninggalkan petunjuk yang berarti. Pembaca dimungkinkan menyusun cerita berdasarkan bagian penutup cerpen. Pengarang telah menyelesaikan ceritanya dan pembaca memulai ceritanya. Tentu saja muncul keragaman gaya akhir yang disajikan pengarang.
Fungsi bahasa Minangkabau antara lain sebagai alat penghubung antar masyarakat dlam komunikasi lisan, sebagai lambang kebanggaan, lambang identitas, bahasa pengantar sedangkan kedudukannya antara lain sebagai alat komunikasi antar etnis, lambang kebanggaan, bahasa pengantar resmi di semua jenis dan tingkatan sekolah, dan sebagai alat komunikasi tulisan baik di tingkat nasional maupun daerah Sum…