Buku ini berisi 17 buah cerpen karya Ratna Indraswari Ibrahim, antara lain berjudul : Senja yang Aneh, Lipstik Dalam Tas Doni, Sang Juragan, Film Perang, dan sebagainya.
Judul asli buku ini adalah Feminist Literacy Studies karya K.K Ruthven diterbitkan oleh Cambridge University Press, New York 1985
Tokoh-tokoh dalam dongeng sato kewan dilukiskan secara datar yakni watak bersifat statis. Pesan dan amanat yang disampaikan dalam dongeng tersebut adalah tokoh baik akan mendapatkan keselamatan, sedangkan tokoh buruk akan mendapatkan kematian.
Cariyos Aneh-Aneh adalah puisi yang hadir atas hasil pengangkatan dan perekonstruksian pembaca yang dituangkan dalam suatu karya, sehingga pembaca juga berperan sebagai penggubah.
Buku ini menceritakan seorang perempuan (Gita) beranak satu yang enggan mengikuti kemauan suaminya, Paul, hijrah ke Australia karena keterikatan dengan tanah kelahirannya. Pertemuannya dengan ibu Indri, seorang perempuan perkasa yang sangat gigih mempertahankan satu-satunya lahan hijau yang masih tersisa di Malang membuat Indri merasa bisa berproses sebagai manusia.