Buku ini mengisahkan sosok manusia, setelah penulisnya menyelami kehidupan orang miskin, rakyat jelata, dan kaum pinggiran sampai dimensi yang terdalam. Selanjutnya isi buku tersebut menggambarkan rasa empati, emosi, dan kepekaan terhadap penderitaan rakyat kecil.
Buku ini merupakan sebuah monografi tentang Max Horkheimer, seorang filsuf, pendiri, dan tokoh terkemuka dari Sekolah Frankfurt. Buku ini membuka selubung yang menutupi problematika kehidupan modern, menjelaskan bagaimana manusia modern dapat memahami lagi siruasi hidup mereka, lalu bengkit dan berusaha membebaskan diri dari belenggu itu.
Bendelan ini berisi majalah lepas BASIS, No. 03-04 s,d, 11-12 Tahun Ke- 12 2013
Kisah dalam buku ini pernah dimuat sebagai serial ramayana dalam harian Kompas tahun 1981. Buku ini menampilkan suatu kisah yang mengandung suatu kemustahilan, sesuatu yang asing bagi pengalaman biasa. Tapi kekuatan dari karya sastra ini justru terletak pada impian-impian itu menjdi jalinan kisah insani sebagai cita-cita yang dirindukan manusia.
Buku itu menyajikan dimensi baru dalam jurnalisme, yaitu mengenai Upacara Waisak di Candi Mendut, Agama dan Keadilan, Penguasa dan Rakyat, Dunia Binatang, dan Keharmonisan dengan alam serta penjelasan-penjelasannya.
Bendelan ini berisi majalah lepas dari nomor 01 -- 12, tahun 2011