Buku ini berisi 4 buah cerita rakyat dari Lombok yaitu: Arya Banjar Getas (nilai keperwiraan), Ida pedanda Witaksara (nilai agama), Bagus Diarsa (nilai kemanusiaan), dan Banteng Bentek (nilai suci).
Majalah sastra jawa mulai terbit tahun 1932, dengan Hoesjana sebagai embriona. kemudian majalah tersebut disusul dengan majalah-majalah yang lain. majalah-majalah sastra jawa dalam perkembanganya ada yang mempunyai keunggulan memnpertahankan diri, dan ada yang tidak berumur panjang.