Menjelaskan bentuk-bentuk proses fonologis bahasa Jawa, baik yang terjadi pada tingkat kata maupun frasa. Dalam menjelaskan proses fonologis ini, menggunakan teori optimalitas. Menurut teori ini, tata bahasa universal terdiri atas serangkaian konstrain yang dapat dilanggar dan setiap bahasa memiliki pemeringkatan tersendiri terhadap konstrain tersebut.