Kehadiran kata absolut dalam kalimat sangat penting karena kata absolut menginformasikan waktu berlangsungnya suatu tindakan, peristiwa, atau keadaan.
Penelitian ini membahas tipe kalimat inverse dalam bahasa Jawa ngoko, yang masih terfokus pada kalimat tunggal. Teori yang digunakan ialah teori tata bahasa fungsional (functional grammar), khususnya yang berkaitan dengan fungsi sintaksis. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Dalam penyediaan data digunakan metode simak yang diterapkan dengan teknik sadap dan catat. Dalam a…
Nomina deadjektival di dalam bahasa Jawa diderivasikan dari bentuk dasar adjektiva tipe tertentu dengan afiks derivative pembentuk nomona, yaitu –an, ka-/-an, pa-/-an, paN-, -e, pi-, dan pa-. Dengan kata lain, nomina deadjektival di dalam bahasa Jawa dapat berbentuk D-an, ka-D-an, pa-D-an, paN-D, D-e, pi-D, dan pa-D. Masing-masing bentukan nomina deadjektival itu menyatakan makna tertentu.
Penelitian ini membahas permasalahan yang terdapat di dalam pemakaian bahasa Jawa krama ragam baku, khususnya yang berkaitan dengan aspek bentuk kata. Dasar penjenisan kesalahan pemakaian kata krama dalam kaitannya dengan kesalahan pemakaian bentuk dikenakan pada proses morfologis, yaitu afiksasi, pengulangan, pemajemukan, atau kombinasi di antara ketiga proses itu. Namun, dalam penelitian ini …
Ditinjau dari keberadaan keterangan (K) di dalam struktur kalimat inversi, struktur fungsi sintaksis kalimat inversi dalam bahasa Jawa dapat dibedakan atas (1) struktur fungsi sintaksis kalimat inversi yang tidak memiliki K dan (2) struktur fungsi sintaksis kalimat inversi yang memiliki K. Struktur fungsi sintsksis kalimat inversi dalam bahasa Jawa yang tidak memiliki K dapat dibedakan atas str…
Penelitian ini mencoba untuk mendeskripsikan status sebenarnya yang dimiliki oleh morfem {pe-}di dalam bahasa Indonesia. Penulis berhipotesis bahwa morfem {pe-} dapat berstatus sebagai prefiks yang hanya memiliki satu morfem dan dapat berstatus sebagai alomorf dari morfem prefiks lain, yaitu alomorf dari morfem prefiks {pe(N)-}. rnrn
Kohesi leksikal merupakan satu jenis kohesi di samping kohesi gramatikal yang dsigunakan oleh pemakai bahasa dalam memelihara keutuhan wacana, khususnya wacana narasi bahasa Jawa.. Telaah kohesi leksikal dalam wacana narasi ini dimaksudkan untuk mengungkapkan jenis-jenis kohesi leksikal dalam peranannya sebagai pengaruh wacana narasi. Pertalian atau perpautan antara kalimat-kalimat pembentuk wa…
Ditemukan seratus empat buah leksem verbal yang mempunyai konsep aktifitas kaki. Leksem tersebut dikalsifikas berdasar komponen makna yang memiliki kesamaan, sehingga membentuk sub-sub medan yang lebih kecil.
Membahas mengenai konjungsi, sebagai salah satu alat penghubung dalam uatu kalimat.