Dalam novel ini, penulis banyak bicra soal kultur Jawa lewat tokoh Iyem. Kadangkala, bahkan kenabian Iyem dalam mengungkapkan pola kultur yang satu ini begitu meledak-ledak. Sampai-sampai dia menyinggung soal konsep agama dan konsep sosial. Kenabian itu muncul di dalam pola kultur kepercayaan Jawa yang menyatu itu. Konsep sosial justru lebih ditonjolkan.""
Buku ini berisi kumpulan geguritan, cerita cekak (cerpen), macapat, dan siteran karya para pengarang di Yogyakarta.
Buku ini berisi renungan - renungan budaya dari Linus Suryadi yang pada hakekatnya meledek para birokrat yang duduk di meja kekuasaannya dan kaum intelektual yang duduk di mimbar akademis kampusnya.
Buku ini berisi renungan - renungan budaya dari Linus Suryadi yang pada hakekatnya meledek para birokrat yang duduk di meja kekuasaannya dan kaum intelektual yang duduk di mimbar akademis kampusnya.
Berisi kumpulan geguritan, crita cekak (cerpen), macapat, dan siteran karya para pengarang di Yogyakarta.