Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterbacaan wacana buku pelajaran bahasa jawa kelas I, II, dan III SMP terbitan CV Surya Angkasa dengan menggunakan formula keterbacaan grafik raygor selain itu untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan yang sistematis pada tingkat keterbacaan wacana tersebut sesuai dengan jenjang kelasnya.
Isi buku tersebut antara lain tentang fonem, morfem, proses morfemik, kata ulang, gabungan kata, proses morfofonemik, proses reduplikasi, bentuk proses morfofonemik, fungsi dan arti imbuhan jenis kata, klausa, kalimat, dan proses sintaksis.
Deskripsi tentang ragam bahasa Lampung mencakup ragam baku, ragam daerah, ragam sosial, dan ragam fungsional.
Di dalam penelitian tersebut mengandung unsur-unsur antara lain: kepercayaan, adat istiadat, pendidikan, dan pandangan orang Jawa saat itu.
Ciri-Ciri verba bahasa Basemah ada dua yakni ciri-ciri secara morfemis dan ciri-ciri secara sintaksis. Ciri morfemis digunakan untuk mengetahui verba asal atau bukan. Sedangkan ciri-ciri sintaksis, verba dapat merupakan predikat verbal dalam kalimat, dapat dirangkaikan denganbentuk klitik, dapat dijadikan kalimat perintah, dan dapat didahului oleh beberapa kata penjelas.
Morfologi dan sintaksis bahasa Bilide dialek Lombok dapat digolongkan menurut jenisnya dan strukturnya. Menurut jenisnya morfem bahasa Bilide dialek Lembak terdiri dari morfem bebas dan morfem terikat, seangkan menurut strukturnya terdiri dari morfem bersuku satu, dua, tiga, dan empat.