Substitusi dalam wacana novel Pupus kang Pepes ada lima macam. Kelima macam substitusi itu berwujud pronominal, penominalan predikat, penominalan yang menggunakan kata sing, pengulangan yang definit, dan konstituen yang senilai. Substitusi-substitusi tersebut dapat menyatukan makna kalimat-kalimatnya dan sekaligus dapat memadukan wacananya.
Dalam penelitian ini dibahas masalah kohesi antarkalimat dalam wacana deskripsi. Pada temuan penelitian itu dikemukakan bahwa kohesi pengacuan dalam wacana deskripsi itu bersifat anaforis. Selain itu, kohesi penyulihan dapat berupa kata atau frasa dan yang disulih dapat berupa hal/benda/manusia. Makin banyak kalimat yang membangun sebuah paragraf makin banyak jenis alat kohesi antarkalimat yang…
Dalam tulisan ini dibahas bagaimana strategi pengenalan tokoh dalam wacana. Yang dimaksud dengan strategi pengenalan tokoh ialah bagaimana cara pengarang memperkenalkan tokoh dalam tuturan yang membentuk sebuah wacana yang utuh. Wacana naratif dalam bahasa Jawa yang datanya diambil dari sebuah novel berjudul Kinanti mempunyai kekhasan tersendiri dari aspek partisipannya. Tinjauan dari segi par…
Sebagai sebuah wacana, berita memiliki struktur yang terdiri dari bagian pendahuluan, bagian isi, dan bagian penutup. Tulisan ini hanya membahas dan mendeskripsikan bagian penutup berita saja. Yang dimaksud dengan bagian penutup wacana berita adalah bagian yang mengakhiri wacana berita. Bagian penutup ini dapat berisi simpulan, harapan, prediksi, saran, serta penolakan yang semuanya diuraikan …
Buku tersebut berisi tulisan mengenai adat dan kebiasaan suku Batak Mandailing, yaitu salah satu suku bangsa yang berdiam di Tapanuli Selatan. Dalam buku tersebut diuraikan antara lain bentuk dan susunan masyarakat pada suku Batak Tapanuli Selatan, Adat kebiasaan masyarakat, beberapa hal mengenai upacara peralatan, dan jenis-jenis upacara peralatan.