Buku ini berisi kisah hasil saduran dari buku Geguritan Megantaka dari Bali yang dialihaksarakan dan diterjemahkan oleh Tim Fakultas Sastra Universitas Udayana.""
Buku itu berisi laporan pelaksanaan bengkel sastra Jawa tahun 2006, yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Yogyakarta. Pesertanya adalah guru bahasa Jawa SLTP Negeri/swasta se-DIY berjumlah 25 orang.
Buku itu mengungkapkan riwayat hidup atau biografi Esmiet beserta ide dan pemikiran serta berbagai ajaran yang dituangkan lewat karya sastranya.
Dalam makalah penelitian ini, diuraikan tentang bentuk transformasi simbol-simbol tasawuf Hamzah Fansuri dalam Serat Centhini, tradisi pemakaian simbol dala bdaya jawa, bentuk bentuk ajaran tasawuf jawa, kemudian perbandingan antara simbol-simbol tasawuf Hamzah Fansuri dan Serat Centhini dengan disertai interpretasi tentang sebab terjadinya perbedaan perbedaan tersebut.
Membahas mengenai salah satu karya Any Asmara yaitu 'Duraka', selanjutnya mengenai alasan pemilihan karya ini, unsur unsur kuat di dalamnya dll.