Serat Centhini adalah naskah sastra jawa yang isitimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat isitiadat tata upacara, tradisi, etika, psikologi, flora dan fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain lain, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.
Buku ini lengkap mengupas tentang rahasia diri manusia, dari tataran paling luar hingga dalam.
Dalam buku itu diidentifikasi karya sastra yang bagus dengan sembilan ciri dan karya sastra yang bagus dengan delapan ciri. Di samping itu dipaparkan pula mengenai prosa rekaan, kajian sastra,, dan hubungan sastra dan pendidikan serta telaah tentang kaitan sastrawan dengan karya sastra, pembaca, semestta, dan latar belakangnya.
Makalah ini menjabarkan mengenai peran thinthingan gamelan digital dalam meningkatkan motivasi menulis tembang macapat.
Buku itu berisi tiga tulisan mengenai upacara adat, yaitu upacara ruwatan padepokan segaragunung, upacara adat sedhekah laut, dan tradisi sedekah bumi.
Buku ini berisi bahan ajar bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, sebagai panduan guru dan calon guru.
Mendeskripsikan nilai-nilai kehidupan dari siklus Kresna.
Merupakan skripsi tentang tinjauan struktural pada novel-novel Jawa Modern pada tahun 1993. Novel-novel yang dikaji merupakan karya Ardini Pangastuti, Suryadi WS, dan Harwimuka.