Bentuk daya bahasa yang dapat menimbulkan kesantunan berbahasa hakim dalam penelitian ini meliputi daya bahasa pertanyaan, daya bahasa peringatan, daya bahasa permintaan, dan daya bahasa larangan yang dilontarkan hakim kepada terdakwa tilang. Bentuk daya bahasa yang paling banyak digunakan hakim dalam sidang pelanggaran lalu lintas adalah daya bahasa peritah.