Dalam penelitian itu dikaji beberapa hal, yaitu sistematika penyajian bahan ajar BIPA untuk tingkat pemula, komposisi bahan ajar dalam mengembangkan kompetensi berbahasa pembelajaran, dan pengembangan model yang tepat bagi bahan ajar BIPA untuk tingkat pemula.
Buku ini sebagai bahan ajar BIPA untuk tingkat lanjut yang merupakan kelanjutan Lentera 1 dan Lentera 2. Buku tersebut berisi di samping senagai bahan ajar kebahasaan, tetapi juga berisi informasi tentang masyarakat dan budaya Indonesia.
Buku ini merupakan bahan ajar BIPA untuk tingkat madya, kelanjutan dari Lentera Indonesia 1. Selain berisi tentang bahan ajar kebahasaan, buku tersebut juga berisi informasi tentang masyarakat dan budaya Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metafora konseptual yang digunakan oleh pemakai bahasa Bali dalam memahami keberadaan Tuhan dengan segala manifestasinya.
Bentuk daya bahasa yang dapat menimbulkan kesantunan berbahasa hakim dalam penelitian ini meliputi daya bahasa pertanyaan, daya bahasa peringatan, daya bahasa permintaan, dan daya bahasa larangan yang dilontarkan hakim kepada terdakwa tilang. Bentuk daya bahasa yang paling banyak digunakan hakim dalam sidang pelanggaran lalu lintas adalah daya bahasa peritah.
Berisi 6 makalah
Roman yang ditulis oleh YB. Mangunwijaya dengan penuh keberanian dan kejujuran tentang kehidupan manusia yang terlibat dalam perang, baik fisik maupun batin. Roman ini juga telah diterbitkan dalam 4 bahasa yaitu Jepang, Belanda, Inggris, dan Jerman.
Serat Kancil terdiri dari 3 jilid berisi cerita binatang yang disisipi ajaran agama Islam, berupa tembang macapat, naskah aslinya berupa tulisan tangan berhuruf Jawa. Pada jilid 3 berisi 27 tembang macapat yang dimulai dari tembang Pangkur sampai dengan Mijil.
Serat Kancil terdiri dari 3 jilid berisi cerita binatang yang disisipi ajaran agama Islam, berupa tembang macapat, naskah aslinya berupa tulisan tangan berhuruf Jawa. Pada jilid 2 berisi 22 tembang macapat yang diawali dengan tembang Dhandhanggula sampai Sinom.