Ballada Arakian adalah judul puisi tragis yang menjadi matriks bagi semua puisi dalam antologi ini. Kumpulan puisi ini merupakan obsesi pemikiran, perenungan, hasrat, dan rasa sesuai dengan momen estetik yang melahyirkannya.
Buku Sastra dan Politik: Presentasi Tragedi 1965 dalam Negara Orde Baru ini memperlihatkan tegangan dan dinamika hubungan antara sastra dan politik melalui kajian yang cermat terhadap representasi Tragedi 1965 dalam Negara Orde Baru.
Buku itu merupakan bunga Rampai yang di tulis sebagai persembahan untuk B.Rahmanto yg mengakhiri karya baktinya sebagai dosen di USD, terhitung mulai pertama membahas topik berisi enam karangan, bagian kedua membahas 9 topik kesastraan, dan bagian ketiga membahas 7 topik kebudayaan
Makalah ini membahas tiga buah cerpen yang berlatar belakang Tragedi 1965 dan ditulis dalam kurun waktu yang berdekatan dengan kejadian berdarah tersebut. Nilai moral utama yang dapat diajarkan kepada pembaca melalui cerpen Maut karya Mohammad Sjoekoer"
Buku itu berisi kajian yang komprehensif tentang sastra lisan, dimulai dari aspek historisitasnya, tantangan-tantangannya, teori-teori besar yang dapat digunakan, aspek metodologisnya, sampai pada aplikasinya di dalam studi sastra lisan secara empirik.
Buku itu berisi dua belas tulisan yang dibagi dalam tiga bagian pokok yang mencakupi bidang bahasa, sastra, dan budaya. Karya-karya dalam buku itu berkaitan denag kompetensi berbahasa yang merefleksikan kompetensi bahasa dalam bertutur, bersimbol, dan bertanda.