Dideskripsikan sistem pengajaran bahasa Indonesia yang efektif dan komunikatif u ntuk orang asing yang akan bekerja atau tinggal cukup lama di Indonesia. The Daily Hearning Circle merupakan cara cara yang praktis dan efekltif untuk pembelajaran BIPA di Indonesia.
Dideskripsikan bentuk-bentuk pronomina kedua dan istilah kekerabatan yang digunakan sebagi bentuk sapaan kaitannya dengan dimensi Tu-vous yang ditinjau dari segi kuantitas, formalitas, dan gender
Pola pengimbuhan yang kompleks dalam tatabahasa Indonesia sulit terabstraksi hanya dengan mengandalkan teks sebagai bahan ajar. Salah satu cara untuk membantu siswa mempelajari imbuhan dan pengimbuhan dalam bahasa Indonesia adalah dengan membuat resume yang mem perlihatkan hubungan antarimbuhan dalam bahasa Indonesia.
Bahasa Jurnalistik bersifat khas, yaitu singkat, padat, sederhana, lugas, menarik, lancar, dan jelas. Para pembelajar BIPA tingkat lanjut dapat mempotensikan penggunaan bahasa Indonesia ragam jurnalistik dengan beberapa usaha, yaitu 1. pemakaian kata-kata yang bernas, 2. penggunaan kalimat efektif, dan 3. penggunaan alinea/paragraf yang kompak.
Belahan otak kanan berkaitan berkaitan dengan ritme, kreativitas, warna, imajinasi, dan dimensi. Jadi belahan otak kanan berfungsi kalau manusia menggambar Menunjuk, memperagakan bermain. berolah raga, bernyanyi dan aktivitas motorik lainnya.
Kendala penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing adalah 1.rendahnya pengetahuan terhadap kosakata bahasa Indonesia, 2.rendahnya pengetahuan terhadap satuan-satuan linguistik sebagai unsur pembentuk struktur kalimat, 3. interferensi struktur kalimat bahasa ibu, dan 4. perbedaan antara struktur pola kalimat bahasa Indonesia dengan bahasa ibu (khusus dalam bahasa Jepang)
Diketengahkan bahan ajar BIPA dengan topik kalimat kompleks hubungan subordinatif. Hubungan subordinatif menghasilkan kalimat majemuk subordinatif atau kalimat majemuk bertingkat, sedangkan hubungan koordinatif menghasilkan kalimat majemuk koordinatif atau kalimat majemuk setara.
Faktor pendorong keberhasilan pembelajaran bahasa Indonesia adalah integritas sosial, kebutuhan komunikasi, sikap, dan pendidikan. Dari beberapa faktor tersebut, ternyata desakan pada kebutuhan komunikasi menduduki tempat tertinggi sebagai pendorong keberhasilan mereka dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
Pembelajar asing yang dilatarbelakangi oleh penguasaan bahasa ibu yang nonaglutinatif akan memperoleh kejutan ketika mulai belajar bahasa Indonesia. Kejutan yang cukup menonjol bagi pembelajar asing itu adalah dalam hal penggunaan afiks. Kata berafiks dengan kejutan positif adalah kata berafiks yang memenuhi kelayakan gramatikal, semantis, dan pragmatis. Sedangkan kata berafiks dengan kejutan n…