Berisi tentang masalah ergativitas bahasa Indonesia yaitu bahasa yang memperlakukan S-nya sama dengan O. Bahasa yang S-nya mirip A diperlakukan dengan A dan yang S-nya mirip O diperlakukan seperti O disebut dengan bahasa terpilah.rnrn
Makalah ini mengupas tentang krisis keyakinan yang melanda bahasa Melayu dengan membuat rujukan khusus kepada usaha penggemblengan dan pendinamikan bahasa orang asli dan pribumi Malaysia sebagai sumber penyelamatan bahasa Melayu serta menyoroti beberapa variabel yang menggugah bahasa orang asli dan pribumi Malaysia sehingga membawa kepada status obsolesensi dan impak langsungnya terhadap bahasa…
Makalah ini membahas tentang tindak tutur kritik dalam masyarakat Jawa dalam fungsinya sebagai sarana kontrol sosial. Bagaimana orang Jawa melakukan kritik dengan tetap menjaga prinsip kerukunan dan prinsip hormat serta strategi kritik seperti apa yang mereka berdayakan.
Mengungkapkan implementasi SK Gubernur Jawa Tengah tentang wajib belajar bahasa Jawa bagi semua siswa dari tingkat SD sampai SLTA yang merupakan upaya pemerintah untuk melestarikan bahasa Jawa.
Makalah ini membahas kemampuan bahasa Jawa sebagai media penyampai wacana ilmiah. Ciri-ciri kebahasaan tulisan ilmiah menunjukkan terjadinya komplikasi pada bahasa Jawa sehingga bahasa menjadi impoten untuk bisa digunakan dalam mengungkapkan berbagai ekspresi ilmiah.
Menjelaskan tentang perbedaan sistem kesantunan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia, yang akhirnya dapat digunakan sebagai dasar penjelasan dalam kajian pragmatik antarbahasa pada program BIPA.rnrn
Menjelaskan bentuk-bentuk proses fonologis bahasa Jawa, baik yang terjadi pada tingkat kata maupun frasa. Dalam menjelaskan proses fonologis ini, menggunakan teori optimalitas. Menurut teori ini, tata bahasa universal terdiri atas serangkaian konstrain yang dapat dilanggar dan setiap bahasa memiliki pemeringkatan tersendiri terhadap konstrain tersebut.
Meneliti verba transitif berobjek yang dapat dilesapkan dalam bahasa Indonesia. Terdapat 2 tipe verba transitif yang tidak memerlukan objek secara wajib sehingga objek itu dapat dilesapkan. Verba transitif tipe pertama adalah yang menyatakan kekhasan objek, verba transitif tipe kedua adalah verba transitif yang menyatakan perasaan. Verba transitif ini berafiks me-kan dengan bentuk dasar berupa …