Objek penelitian ini adalah puisi Al-Mutanabbi dalam buku 'Syarh Diwan Al-Mutanabbi' yang ditahqiq oleh Mushtafa Subaiti, dan objek formalnya adalah ilmu 'Arudl atau ilmu tentang musikalitas puisi Arab.
Fokus kajian adalah dialog-dialog kesurupan dari tokoh-tokoh cerpen yang dirumuskan dalam dua masalah penelitian, (1) apa makna dialog-dialog kesurupan yang diucapkan tokoh-tokoh historis dalam cerpen tersebut, dan (2) mengapa pengarang memilih dialog-dialog kesurupan dari tokoh-tokoh histeris dalam cerpen tersebut.
Tulisan ini menunjukkan bagaimana naluri kematian (thanatos) ditunjukkan di dalam beberapa cerpen surat kabar Kaltim Post dan Tribun Kaltim.
Tujuan pengkajian ini adalah mendeskripsikan pesan-pesan moral yang ada dalam legenda Ayus dan Syluq. Cerita Ayus dan Syluq adalah legenda yang cukup populer di kalangan masyarakat Kalimantan Timur, terutama suku Dayak. Cerita tersebut mengungkapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan melalui karakter para tokohnya dan amanat cerita.
Penelitian ini bertujuan merefleksikan peran kearifan lokal suku Dayak dalam upaya pemertahanan terhadap pendatang (luar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal, khususnya adat-istiadat dan hukum adat suku Dayak, mampu mengatur seluruh perilaku masyarakat suku Dayak dan memfilter pengaruh pendatang (luar). Oleh karena itu, pendatang (luar) harus beradaptasi dengan budaya setempat ji…
Tujuan penelitian ini dipakai untuk melihat framing berita politik dinasti di media massa.
Kajian ini bertujuan untuk mengungkap paham eksistensialisme dalam cerita pendek Ziarah karya Nasjah Djamin.
Rak Makalah - Prosiding Seminar (Diskusi) Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan (BK01747)
Dalam tulisan ini diungkapkan salah satu fenomena bahasa yang ada dalam masyarakat, yaitu ungkapan-ungkapan yang dituangkan pada kain-kain rentang pascagempa di Yogyakarta. Ungkapan tersebut berupa wacana, yang memiliki makna dan maksud yang direalisasikan dalam tindak tutur.
Kekurangmampuan mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap berbagai kaidah kebahasaan, seperti kaidah ejaan, kaiadah tata bentuk kata, kaidah pembentukan istilah, dan kaidah pemilihan kata.