Buku ini mengungkapkan Pengasuhan anak pada orang Jawa sejak dalam kandungan (kehamilan) sampai masa remaja yang tertuang dalam naskah Serat Tata Cara.
Serat Pesindhen Badhaya ini berisi 10 naskah yang telah dialihaksarakan oleh Moelyono Sastronaryatmo ada delapan judul, sedangkan yang dua judul dialihaksarakan oleh Soekatmo. Berisi antara lain nyanyian durma 3 bait yang menceritakan perihal Jayengsekar berangkat dengan prajurit-prajuritnya.
Buku Serat Jatiswara ini merupakan hasil karya sastra daerah yang berbentuk tembang macapat yang mengisahkan mengenai Jatiswara. Pada awal tembang dimulai Dhandhanggula pada halaman 7, kemudia di awal kalimat diawali dengan / Kang sinawung ing sarkara niti/ wonten dhinapur saking hikayat.
Buku ini merupakan seri lanjutan dari seri cerita menak Kala Kodrat 1. Awal teks pupuh 1 Dhandhanggula (hlm. 9)//Prabu Hirman angandika aris//"Durung ana timbalane kangmas..."//...dan seterusnya.
Buku ini merupakan salah satu dari seri cerita Menak yang terdiri dari 46 jilid. Sumber cerita berasal dari Arab, mengutarakan tentang berbagai kisah penyebaran agama Islam yang terjadi id sekitar negeri Arab.
Kamus ini berisi daftar kosakata bidang fisika optika serat dan laser beserta maknanya.
Buku ini berisi mengenai pedalangan dalam ringgit purwa, khususnya mengenai cerita dan wayang.
Diceritakan pengembaraan Raja Anglingdarma yang ditemani oleh Patih Bathik Madrim sampai di sebuah taman yang indah. Di taman itu terdapat lukisan seorang wanita cantik disertai tulisan sebuah pengumuman sayembara yang menyebutkan bahwa barang siapa yang dapat menyembuhkan wanita yang ada dilukisan tersebut akan dinobatkan menjadi Raja Muda. Ternyata wanita tersebut bernama Dewi Trusilawati, pu…
Buku ini berisi tentang kumpulan suluk dan serat. Judul Serat Wulang ini merupakan salah satu judul yang ada dalam buku tersebut yang dijadikan judul buku, berisi Suluk Marga Wirya, Serat Wulang, Suluk Jekrek, Suluk Mas Nganten, dan Suluk Candra dalam bentuk tembang macapat.
Buku Serat Sastramiruda ini berisi uraian tentang pedoman pedalangan. Buku ini disamping dialihaksaran juga dialihbahasakan oleh Sudibjo Z. Hadisutjipto