Dalam penelitian itu dideskripsikan leksem-leksem yang bermakna alat pertukangan yang mempunyai fungsi dan kemiripan makna dalam bahasa Jawa.
Dikaji fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik bahasa Jawa yang kemudian dianalisis dalam konteks struktur kebahasaan serta dilengkapi pula dengan data historis dan sosiologis.
Verba Dalam Bahasa Jawa
Aspek khusus yang diteliti ialah: (a) macam konstituen yang mendukung adanya diatesis, (b) pola urutan klausa yang mengandung diatesis, dan (c) antarhubungan yang bersifat parafrasis klausa-klausa yang berdiatesis. Adapun cakupan yang diteliti meliputi segi morfologis kata kerja pembentuk diatesis serta segi sintaksis dan semantis gramatikal klausa-klausa.
Mendeskripsikan bahwa dalam deiktis terdapat tiga elemen pokok yaitu, deiktis orang, deiktis ruang, dan deiktis waktu.
Buku ini berisi penelitian terhadap beberapa aspek semantis kata sifat bahasa Indonesia yang bertujuan menjelaskan perhubungan semantis sebagai suatu keseluruhan. Perhubungan semantis yang diteliti berupa masalah makna kata sifat, perantoniman dan persinonimannya.
Penelitian itu mengupas pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tahun 2001. Telaah ini juga menyertakan bagaimana sebaiknya pendefinisian lema sebuah kamus dan model definisi yang diajukan, untuk merivisi beberapa lema KBBI (2001) dengan memanfaatkan teori medan makna dan analisis komponen.
Dibahas hubungan ilmu makna dalam linguistik yang mencakupi unsur-unsur semantik, struktur leksikal, dan ketaksaan (ambiguitas).