Buku seri cerita Menak berjudul Menak Demis ini menceritakan perkenalan Sang Agung Menak Jayengrana dalam perjalanan hendak kembali ke Mekah.
Perbandingan Serat Pranacitra-Rara Mendut dengan Serat-serat yang lain
Unsur yang terdapat dalam buku tersebut meliputi tema, motif, penokhan, dan latar cerita. Selain itu juga membahas mengenai Wahyu Purbasejati.
Serat ini mengisahkan dua orang pangeran dari negeri tuban yang bernama Pangeran Warihkusuma dan Pangeran Adipati Anom Warsakusuma. serat ini merupakan petikan dari kitab Weddha Paraya, karya Empu Manehgunna, digubah oleh Ki Padmasusastra.
Buku ini berisi tentang kumpulan nasihat-nasihat. Nasihat di dalamnya secara tersirat dan bukan tersurat. Guna pembentukan watak budi luhur bagi semua kalangan masyarakat.
Berisi 23 tembang yang bercerita tentang berbagai hal yang tidak saling terkait satu sama lainnya.
Buku ini berisi ajaran-ajaran dari K.P.A. Santakusuma kepada anak cucunya, dibagi menjadi tiga bagian, yaitu ajaran seutuhnya berupa tembang, makna ajaran yang dijelaskan dengan kalimat biasa, dan penjelasan kalimat tembang demi kalimat tembang.
Buku ini terdiri dari 4 jilid, menceritakan terjadinya pemberontakan Trunajaya, dipaparkan pula latar belakang peristiwa tersebut serta bagaimana nasib pemberontak setelah tertangkap. Diceritakan juga tentang awal mula kerajaan Mataram, yaitu cerita Kyai Gede Pemanahan dan Kyai Ageng Giring. Pada bagian belakang diceritakan Untung Surapati pada masa mudanya ketika menjadi budak seorang anggota …
Buku ini terdiri dari 4 jilid, menceritakan terjadinya pemberontakan Trunajaya, dipaparkan pula latar belakang peristiwa tersebut serta bagaimana nasib pemberontak setelah tertangkap. Diceritakan juga tentang awal mula kerajaan Mataram, yaitu cerita Kyai Gede Pemanahan dan Kyai Ageng Giring. Pada bagian belakang diceritakan Untung Surapati pada masa mudanya ketika menjadi budak seorang anggota …