Pembahasan masalah penyimpangan seks yang ada pada novel Jawa tahun 1960 --1970 dilandasi oleh masalah bentuk penyelewengan seks, peristiwa yang melatarbelakangi seseorang tokoh melakukan penyimpangan seks, dan hubungan penyelewengan seks dengan budaya Jawa secara umum.
Penelitian memfokuskan pada dua hal, yaitu sistem makro dan sistem mikro. Adapun tujuan dalam penelitian in adalah melihat sejarah sastra Jawa secara lebih objektif dan memberikan apresiasi karya sastra secara luas tentang penerbitan karya sastra.
Dibahas novel siklus karya Mohammad Diponegoro dari segi tema dan masalahnya.
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pembauran etnis melalui perkawinan campur dalam dua novel karya dua perempuan pengarang Jawa Timur dengan perspektif hibriditas. Sumber data tulisan ini ialah novel Pecinan Kota Malang karya Ratna Indraswari Ibrahim dan novel Prosesi (Jiwa yang Terpenjara) karya Zoya Herawati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Pecinan Kota Malang melihat pembauran et…
Dalam kajian berisi Gambaran realita budaya dan ungkapan wujud eksistensi Roro Mendut dalam kehidupan Jawa yang terbalut budaya Jawa. Dalam menunjukkan eksistensinya, Roro Mendut memperlihatkan berbagai perilaku dan cenderung tidak mengindahkan segala adat dan norma Jawa. Tingkah laku Roro Mendut semata-mata hanya untuk mencapai harga diri sebagai perempuan bebas.
Dalam tulisan itu diuraikan penggunaan metafor sebagai strategi naratif sangat efektif dalam menghidupkan cerita, karena metafor digunakan untuk menghadirkan sebuah gagasan. Sebagai strategi naratif, metafor digunakan sebanyak mungkin, secara kompleks, dan beruntun yang memberikan efek atraktif baik pada jalan cerita maupun dalam mengemukakan gagasan. Pada tataran ini, metafor berfungsi sebagai…
Novel Berjuang dan Bergerak mempresentasikan pentingnya kekuatan dari identitas diri. Berjuang membangun dan menciptakan kembali satu identitas diri yang kuat dan kokoh sehingga berhasil memperluas hubungannya dengan bangsa di luar Indonesia. Dalam menghadapi perjumpaan dengan berbagai bangsa dan perubahan zaman, mereka bersifat terbuka dan akomodatif sepanjang identitas diri mereka tidak ikut …
Tulisan ini merefleksikan bagaimana konsep pengarang dalam tiga novel tentang konsep perempuan penari dalam karyanya. Ketiga novel tersebut adalah Ronggeng Dukuh Paruk, Kerudung Santet Gandrung, dan Memoirs of Geisha. Konsep penari dalam tiga novel tersebut adalah simbol sebuah tradisi yang keberadaannya diakui oleh masyarakat pendukungnya dan merupakan sosok yang hidup dalam dua dunia yang be…
Novel polifonik adalah novel yang mengandung banyak suara, kesadaran, dan gagasan. Suara, kesadaran, dan gagasan yang hadir di dalam novel polifonik tidak saling meniadakan, tidak saling mengobjektivikasi, tetapi saling menghargai, saling menopang, dan secara bersama-sama membangun dunia baru, yaitu dunia polifonik. Hanya melalui novel polifonik kita (pembaca) akan dapat merasakan ke dalam duni…