Serat Asmarasupi 2 ini berbentuk tembang berbahasa Jawa dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Awal teks pupuh 1 Pangkur (hlm. 261)//Ya ta wus gagad rahina//kanang arka prabanira wus mijil//kang mega reta kadulu//...dan seterusnya.
Dalam penelitian itu diuraikan mengenai latar belakang kehidupan Mw. Asmawinangoen, karya-karyanya yang berupa fiksi dan non fiksi, ciri-ciri formal karya Mw. Asmawinangoen, dan kaitan pengarang dan karya-karyanya dalam keberadaan sastra Jawa sebelum kemerdekaan secara menyeluruh.
Dipaparkan biografi Suryanto Sastroatmodjo dan Warisman, beserta karya-karya yang dihasilkan seperti puisi Jawa, cerpen Jawa, dan lain-lain
Penelitian itu menjaring berbagai aspek di sekitar pengarang, dengan menemukan hubungan-hubungan antara karya-karya yang dihasilkan dengan latar belakang pribadi pengarang, kondisi keagamaan, pendidikan, pekerjaan, dan lingkungan sosial di sekitarnya.
Berisi 11 tulisan
Tujuan penelitian ini dijabarkan ke dalam tiga komponen sikap komponen kognitif, afektif, dan konatif. diperoleh kesimpulan siswa menunjukkan sikap yang positif terhadap bahasa Indonesia sebagaimana yang tercermin dari kesetiaan dan kebanggaan mereka terhadap bahasa Indonesia. Kesetiaan itu terlihat pula dari kesediaan mereka untuk menerima bahasa Indonesia dalam pemakaian pada ranah sosial.
Buku ini merupakan pegangan mengajarkan bahasa Indonesia untuk SLTA.
Buku ini merupakan pegangan untuk mengajarkan bahasa Indonesia di SLTA.
Buku ini menyajikan 3 hal pokok; yaitu Kliping, makalah, CBSA, yang ketiganya sesungguhnya saling berkaitan.
Buku ini membantu para guru seni rupa dalam memberikan pengertian kesenirupaan pada umumnya maupun fungsi masing-masing jenis seninya.