Buku ini, secara ringan mencoba menawarkan paradigma baru tentang kaitan teks dengan emosi. Penulis yakin bahwa teks dapat memuat emosi, tulisan-tulisan yang melibatkan diri penulisnya akan mampu mengajak sang penulis untuk mengenali dirinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang berbagai bentuk kecerdasan emosional yang dimiliki orang Banjar yang tergambar dalam pantun Banjar.