Buku ini mengungkapkan aneka jenis kohesi dan koherensi sebagai subsistem pembangun keutuhan wacana naratif bahasa jawa.
Buku tersebut membahas jenis kohesi dan koherensi dalam bahasa Jawa
Koherensi alur dalam wacana editorial tidak lurus, jalinan antar paragraf tidak berubah topiknya, dan dalam struktur paragrafnya terjadi penyimpangan topik yang ada kaitannya dengan tema.
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kohesi dan koherensi wacana/paragraf deskripsi; perwujudan topik dalam kaitannya dengan kesinambungan topik; status, struktur, dan fokus informasi; retorika tekstual wacana (paragraf) deskripsi; serta struktur hierarkis (makro) wacana deskripsi.
Dalam penelitian itu diteliti kohesi karakter, kohesi peristiwa, dan topikalisasi, baik pada tataran mikro. Sedangkan pada struktur makro diidentifikasi penanda episode, fungsi episode dan topik episode (subtema), yang digunakan untuk memaparkan superstruktur, yakni konfigurasi topik episode dalam membentuk keutuhan teks.
Deskripsi dalam penelitian ini meliputi topik yang terdapat dalam iklan, kekohesian wacana iklan, dan kekoherensian wacana iklan.
Penyulihan sebagai alat kohesi dalam wacana digunakan apabila jarak referensial antara konstituen tersulih dan konstituen penyulih relatif jauh. Selain itu, juga digunakan apabila muncul topik baru.
Buku tersebut berisi kumpulan tulisan yang disajikan di RRI dalam acara Pembinaan Bahasa Indonesia melalui RRI yang berlangsung pada tahun anggaran 1991/1992.
Buku itu berisi hasil penelitian tentang koherensi wacana sesorah perkawinan adat Jawa dalam bahasa Jawa yang meliputi wacana sesorah perkawinan adat Jawa, struktur wacana sesorah perkawinan adat Jawa, dan koherensi wacana sesorah perkawinan adat Jawa.
Dalam penelitian itu diidentifikasikan wacana prusedural bahasa Jawa yang membedakan dengan jenis wacana lainnya.