Dalam penelitian itu diungkapkan faktor penyebab munculnya latar lokal Jawa dalam novel Indonesia tahun 1970--1980-an, sejauh mana pengarang Indonesia mampu mendudukkan tokoh wanita dalam cerita rekaan, dan relasi antara penggambaran tokoh cerita dengan kenyataan yang ada dalam masyarakat.
Membahas struktur cerita rekaan Jawa modern yang di dalamnya mencakup tema, alur, dan penokohan.
Penelitian ini membahas tentang tempat-tempat (lokasi) tujuan wisata di Jayapura yang terdapat dalam latar cerita rakyat Jayapura. Ditemukan lima judul cerita rakyat. Latar yang ditemukan adalah Teluk Youtefa, KampungbTobati-Injros, Danau Sentani, Gunung Cycloop, dan Pantai Holtekamp.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tema, penokohan, dan latar dari empat Novel karya MW. Asmawinangoen: Djedjodohan Ingkang Sijal, Saking Papa Doemoegi Moelja, Moengsoeh Moengging Tjangklakan, dan Pepisahan Pitoelikoer Taoen.
Artikel ini memfokuskan pada kajian nama panggilan dengan konsep umum yang menyebutkan nama panggilan adalah nama yang diberikan kepada seseorang yang sudah memiliki nama asli atau nama resmi. Keragaman nama panggilan yang dimiliki oleh penduduk kampung Pijirejo ini secara semantik menunjukkan beberapa klasifikasi, seperti nama panggilan yang mengacu pada kekurangan fisik, benda-benda bersifat …
Makalah ini mengungkap gambaran latar belakang penamaan anak pada masyarakat Banjar dan berasumsi bahwa penamaan anak pada masyarakat Banjar mencerminkan sikap hidup dan cara pandang masyarakat Banjar terhadap seseorang dalam hubungan bermasyarakat.