Kamus ini berisi atau memuat ajaran mengenai unggah-ungguh/tatanan yang dibutuhkan dalam era modern, kurang lebih sekitar 7000 istilah bahasa Jawa ngoko yang diterjemahkan dalam bahasa kromo inggil. Kamus tersebut juga memuat keterangan dan contoh dalam bahasa Indonesia.
Buku ini membahas tentang kosakata bahasa Indonesia.Di dalamnya membahas tentang ujian sebagai pengajaran, petunjuk konteks, sinonim, antonim, homonim dalam pengembangan kosakata, asal usul kata, afiksasi, akar kata, ucapan dan ejaan, semantik, majas, peribahasa, sastra, menggunakan kamus dan kata.
Kosa-kata bahasa Indonesiabanyak mempunyai persamaan dalam hal makna. Kosa-kata itu membentuk kelompok-kelompok yang disebut dengan pasangan sinonim. Pasangan sinonim yang dianalisis dalam penelitian ini hanya kelas nomina insani.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil penganalisisan data kesinoniman dalam bahasa Jawa. Masalah yang dibahas meliputi sinonim dan kesinonimam dalam bahasa Jawa, terjadinya kesinoniman dalam bahasa Jawa, serta kesinoniman dalam kelas kata nomina, verba, adjektiva, dan kata tugas.
Dalam mengkaji kesinoniman bahasa Jawa ditemukan adanya hubungan kesinoniman diantara kata-kata yang menjadi anggota pasangan sinonim yang sifat hubungannya berbeda-beda. Pembahasan penelitian ini meliputi empat kategori kata, yaitu: kata nomina, verba, adjektiva, dan kata tugas.
Dalam kamus itu memuat lebih dari 25.500 entri dan lebih dari 12.600 entri atau hampir 1/2 dari seluruh jumlah entri, berasal langsung maupun tidak langsung, dari bahasa Sansekreta.
Kamus budaya Sulawesi Tenggara ini memuat 2441 kosakata budaya Tolaki, Muna, dan Wolio, yang dilengkapi dengan kosakata-kosakata budaya dari seluruh bahasa daerah Sulawesi Tenggara.
Kamus itu memuat penjelasan istilah etika (akhlak) dan estetika serta bidang-bidang lain yang berkaitan dengan filsafat. Kamus tersebut di samping penjelasannya dari segi etimologi, juga dijelaskan selengkap mungkin pengungkapan semua aspek yang memuat dalam istilah tersebut.
Kamus itu memuat seluruh istilah keilmuan dan medis yang dipakai oleh pelopor psikoanalisis Sigmund Freud, dalam buku yang ditulisnya, ceramah, makalah, dan surat-suratnya.