Linguistik kontrastive, sadar atau tidak sadar, sangat dikenal oleh para guru dan pelajar bahasa sebagai bahasa kedua, terutama dalam pengajaran dalam kelas. Dalam hal ini, bahasa asli guru ataupun pelajar selalu mencampur-adukkan bahasa yang dipelajari dengan bahasa asli atau ibu. Buku ini, khususnya, memeberikan gambaran tentang kajian perbandingan dalamk bahasa Inggris. Hal pokok yang ditela…
Pergelaran drama bangsawan bukan saja membawa misi sosial, ekonomi, dan politik. Peranan drama bangsawan semakin penting dan strategis dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Di samping juga dapat berperan mendorong terwujudnya pembangunan manusia seutuhnya, yang berarti juga tidak hanya mengajar materi/fisik, akan tetapi juga sangat bermanfaat untuk menempah me…
Dideskripsikan sinonim dalam bahasa Bali melalui pasangan-psangan sinonim yang ada pada keempat kelas kata, yaitu nomina,verba, adjektiva, dan kata tugas.
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan frasa verbal bahasa Bali yang meliputi ciri dan strukturnya, untuk mengetahui kekhasan frase verbal dan konstituen (kategori kata) apa saja yang menjadi anggota frase verbal, serta bagaimana urutan dan perilaku konstituen-konstituen tersebut.
Pelengkap hadir dalam kalimat yang berstruktur SPPI. Kehadiran pelengkap dalam kalimat ditentukan oleh watak verba pengisi predikat. Verba dalam bahasa Jawa memiliki ciri morfologis, sintaksis, dan semantik. Ada tujuh tipe verba pengisi predikat yang mengharuskan hadirnya pelengkap.
membahas mengenai verba transitif dialek osing dengan analisi tagmemik
Penelitian ini membahas masalah tipe-tipe klausa deklaratif verba bersusun independen pembentuk peribahasa dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan teori tagmemik.
Penelitian bertujuan mendeskripsikan secara lengkap tentang sistem morfologi verba bahasa Lampung dialek Tulang Bawang yang meliputi: ciri-ciri verba, bentuk morfologis, morfofonemik dan makna kata akibat proses morfologis verba.
Penelitian ini bertujuan mengumpulkan dan mengolah data sehingga diperoleh deskripsi yang mendalam dan terperinci tentang sistem morfologi bahasa Rejang.
Buku ini mengungkapkan aneka jenis kohesi dan koherensi sebagai subsistem pembangun keutuhan wacana naratif bahasa jawa.