Dideskripsikan 200 kosakata dasar Swadesh, diklasifikasikan kosakata dasar Swadesh berdasarkan bentuk yang ada di Kabupaten Belu, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, dan Timor Tengah Utara.
Berisi senarai kosakata dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di kabupaten Berau, kotamadya Samarinda dan kotamadya Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Berisi gambaran mengenai titik pengamatan, senarai, dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di Kabupaten Pasir, Provinsi Kalimantan Timur.
Berdasarkan hasil perhitungan leksikometri diperkirakan terdapat enam bahasa di Kalimantan Selatan, yaitu bahasa Lawangan-Dusun Deyah, bahasa Bugis, bahasa Maanyan-Samihin, bahasa Bajau, bahasa Bakumpai, dan bahasa Banjar.
Berisi senarai kosakata dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di di Kabupaten Bulungan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Berisi pengelompokan bahasa di wilayah Kalimantan Timur, yaitu kelompok bahasa Pasir, kelompok bahasa Bugis Kutai, kelompok bahasa Bahau, kelompok bahasa Punan Bulungan, kelompok bahasa Bajau Basap, kelompok bahasa Tidung, dan kelompok bahasa Jawa.
Dideskripsikan gambaran umum titik pengamatan , senarai kosakata dasar swadesh, dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di Kabupaten Ketapang, Kapuas Hilir dan Sambas.
Buku ini berisi tentang verba dan pola pemakaiannya dalam fungsi-fungsi gramatikal bahasa Indonesia. Di dalamnya dibahas fungsi-fungsi gramatikal , relasi ketransitifan verba dengan fungsi-fungsi sintaksis, pola pemakaian verba ekatransitif, dwitransitif, dan taktransitif.
Dalam penelitian itu dideskripsikan ihwal kohesi leksikal dalam berbagai jenis wacana secara umum. Kepaduan wacana selain didukung oleh aspek gramatikal atau kohesi gramatikal juga didukung oleh aspek leksikal atau kohesi leksikal. Kohesi lebih cenderung mengacu pada aspek formal biasa. Oleh karena itu dalam editorial surat kabar berbahasa Indonesia, alat kohesi leksikal ternyata digunakan juga…
Berisi tentang hasil penelitian keparalelan dalam kalimat majemuk Bahasa Indonesia.