Pemordenan dan pencendekiaan bahasa Indonesia menyangkut dua aspek yang penting, yaitu pemekaran kosakata dan pengembangan jumlah laras dan bentuk-bentuk wacananya. Ada tiga sumber pemordenan bahasa Indonesia, yaitu dengan menggali sumber dari bahasa itu sendiri, yakni bahasa Indonesia, mengambil dari bahasa itu sendiri, yakni bahasa Indonesia, mengambil dari bahasa serumpun, dan mengambil dari…
Dideskripsikan 200 kosakata dasar Swadesh, diklasifikasikan kosakata dasar Swadesh berdasarkan bentuk yang ada di Kabupaten Belu, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, dan Timor Tengah Utara.
Berisi senarai kosakata dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di kabupaten Berau, kotamadya Samarinda dan kotamadya Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Berisi gambaran mengenai titik pengamatan, senarai, dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di Kabupaten Pasir, Provinsi Kalimantan Timur.
Berdasarkan hasil perhitungan leksikometri diperkirakan terdapat enam bahasa di Kalimantan Selatan, yaitu bahasa Lawangan-Dusun Deyah, bahasa Bugis, bahasa Maanyan-Samihin, bahasa Bajau, bahasa Bakumpai, dan bahasa Banjar.
Berisi senarai kosakata dan klasifikasi kosakata dasar swadesh di di Kabupaten Bulungan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Berisi pengelompokan bahasa di wilayah Kalimantan Timur, yaitu kelompok bahasa Pasir, kelompok bahasa Bugis Kutai, kelompok bahasa Bahau, kelompok bahasa Punan Bulungan, kelompok bahasa Bajau Basap, kelompok bahasa Tidung, dan kelompok bahasa Jawa.
Penelitian ini memerikan pemakaian nomina secara morfologis dan sintaktis pada buku pelajaran SLTPSecara morfologis, membahas bentuk dan pebentukan nomina, sedangkan secara sintaktis membahas keberadaan nomina pada tataran frasa, klausa, dan kalimat.
Dideskripsikan kemampuan siswa dalam menerapkan kaidah bahasa Indonesia ketika menulis/mengarang, membentuk serta memilih kata dan istilah yang sesuai dengan karangan, menyusun kalimat dan paragraf, dan mengapresiasikan gambar kedalam bentuk karangan.