Kamus ini berisi kosakata bahasa Mandar dan padanannya dalam bahasa Indonesia, disertai contoh dalam penerapan dalam kalimat.
Dalam Kamus Dialek Jakarta ini memuat daftar padan kata kosakata dialek Jakarta, yang disusun berurutan berdasarkan urutan alfabet.
Kamus Ungkapan Bahasa Tolaki-Indonesia Tahap II merupakan lanjutan dari Kamus Ungkapan Bahasa Tolaki-Indonesia Tahap I. Isinya mencakup entri A, B, D, E, G, H, I, K, L, M, N, O, R, S, T, U, dan W. Sedangkan entri yang berawal C, F, J, Q, V, X, Y, dan Z tidak terdapat dalam kamus ini.
Buku itu merupakan laporan kamus ungkapan bahasa Tolaki-Indonesia tahap I yang memuat sejumlah ungkapan bahasa Tolaki. Sumber data didapatkan melalui nara sumber dan informan dalam wilayah pemakaian bahasa Tolaki-Konawe.
Dalam Kamus itu berisi beberapa entri ungkapan bahasa Wolio yang diterapkan dalam kalimat kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.
Kamus ini menggabungkan tiga istilah sastra yaitu puisi, prosa, dan drama.
Menceritakan seorang tokoh Hanafi yang hanya seorang pribumi yang notabene adalah kelas rendah bisa mencintai dan menikah dengan perempuan Belanda. Pertentangan-pertentangan psikologis, pertentangan keyakinan, di mana nilai agama dan nilai-nilai tradisi menjadi persoalan serius, dengan akhir kehidupan tragis yang dialami setiap tokohnya sehingga cerita ini terasa getir dan memilukan.
Kamus ini berisi kosakata bahasa Tolaki dan padanannya dalam bahasa Indonesia, disertai contoh penggunaannya.
Dari semar ke sufi adalah refleksi kerinduan atas budaya dan agama untuk dapat menjadi payung keteduhan secara universal.
Kamus ini memuat kosakata bahasa Indonesia dan padanannya dalam bahasa Makassar, disertai contoh penggunaannya, dari huruf I - O.