Berisi dua puluh cerita rakyat daerah Toraja dsn berbahasa daerah Toraja.
Berisi deskripsi morfosintaksis bahasa Muna yang menyangkut jenis-jenis morfemnya, proses morfologinya, jenis kalimatnya, dan bagaimana pola kalimat dasarnya.
Struktur cerita dalam penelitian ini adalah susunan cerita yang dilihat dari hubungan unsur-unsur yang membangun cerita itu secara keseluruhan. Aspek cerita yang diteliti adalah alur cerita, hubungan antara pelaku dan peranannya, serta amanat dalam cerita itu.
Buku ini berisi hasil transliterasi dan terjemahan dari sastra Indonesia lama berbahasa Toraja (ungkapan).
Buku ini berisi cerita-cerita klasik dalam sastra Toraja seperti: mite, sage, lagende, fabel, dan pelipur lara.Dalam cerita yang lain diungkapkan tentang tuntunan hidup. Tulisan ini berbentuk transkripsi dan terjemahan dalam bahasa Indonesia.
Merupakan karya sastra lama yang berbahasa Makassar. Di dalam buku ini memuat beberapa cerita daerah, diantaranya "Kancil dengan Buaya, Abunawas dengan Raja, Kakak Sammarak, dan masih ada lagi beberapa cerita yang lain".
Naskah terjemahan ini merupakan salah satu versi dari cerita Lapadoma yang ditulis dalam bentuk prosa lirik. Mengisahkan kasih tak sampai percintaan Lapadoma dengan Sangia, karena Lapadoma dibunuh oleh kakak Sangia
Buku ini berisi tentang pentransliterasian dan penerjemahan dari pantun-pantun Makassar yang semula berupa cerita lisan, oleh Drs. J. S. Sande dan Drs. Sahabuddin Nappu.
Bulu ini merupakan puisi Toraja yang identik dengan pantun, dan ditulis dalam bahasa Toraja dengan terjemahan dalam bahasa Indonesia.
Puisi Badong mengandung beberapa unsur pokok separti: pernyataan duka cita, riwayat hidup (mulai terciptanya manusia dalam kandungan), dan pujaan kepada si mati. Buku itu vberisi kumpulan empat jenis badong, yaitu, Badong Tomakaka (badong bangsawan, Badong Paqbarani (badong pemberani), Badong Tosarani (badong bagi orang yang sudah memeluk agama Kristen), dan Badong Tobuda (badong bagi masyaraka…