Buku ini membahas mengenai sistem morfemis adjektiva bahasa Jawa dan sistem morfemis adjektiva bahasa Indonesia. dalam penelitian ini dilihat kesejajaran atau persamaan dan perbedaan sistem morfemis kedua bahasa itu. Adapun aspek khusus yang diteliti dalam memberikan persamaan dan perbedaan itu adalah aspek bentuk dan makna.
Dalam penelitian itu dideskripsikan persamaan dan perbedaan sistem morfemis adjektiva bahasa Jawa dengan sistem morfemis adjektiva bahasa Indonesia yang meliputi aspek bentuk dan makna.
Penelitian ini mendeskripsikan konstituen-konstituen penegasi dalam bahasa Jawa, syarat penegasian diantara penegasi kalimat dalam bahasa Jawa, dan jangkauan penegasian dalam bahasa Jawa.
Penelitian ini membahas satuan lingual -ing yang meliputi dua hal yaitu : 1. pemakaian satuan lingual -ing secara morfologi, dan 2. pemakaian satuan lingual -ing yang terdapat dalam tataran sintaksis.
Dalam penelitian itu dideskripsikan unsur-unsur yang terdapat pada papan nama lembaga pemerintah dan papan nama lembaga nonpemerintah, pola-pola nama yang digunakan pada papan nama lembaga pemerintah dan papan nama lembaga nonpemerintah, serta kesalahan kebahasaan dan kode yang digunakan pada papan nama lembaga pemerintah dan papan nama lembaga nonpemerintah.
Buku tersebut membahas tentang kalimat tanya dalam bahasa Jawa.
Dalam penelitian itu dideskripsikan struktur teks dalam wacana jual beli di Pasar Kranggan, pengaruh tinggi rendah tenggang sosial antara penjual dan pembeli, dan cara penjual menolak atau mengiyakan tawaran pembeli.
Penelitian ini mendeteksi ciri-ciri sintaksis dan semantis konjungsi koordinatif gabung bahasa Jawa. Secara sintaksis dideteksi berbagai jenis satuan lingual yang dihubungkannya dan urutan penggabungannya. Secara semantis diungkapkan berbagai pertalian makna yang ditimbulkan oleh hubungan antarsatuan lingual secara koordinatif.
Penelitian ini mendeteksi ciri-ciri sintaksis dan semantis konjungsi koordinatif gabung bahasa Jawa. Secara sintaksis dideteksi berbagai jenis satuan lingual yang dihubungkannya dan urutan penggabungannya. Secara semantis diungkapkan berbagai pertalian makna yang ditimbulkan oleh hubungan antarsatuan lingual secara koordinatif.
Mendeskripsikan pembentukan kata dan pemilihan kata , dirinci menjadi tiga hal yaitu jenis afik dan macam kategori bentuk dasar yang dilekati berdasarkan kaidah morfologi, inventarisasi bentukan kata dalam bahasa Jawa, pemaparan kaidah pemilihan kata dalam bahasa Jawa atas dasar kebenaran, ketepatan, dan kelaziman.