Utama siswa kelas V SD yang sudah yatim piatu. Dia dirawat Mbah Hadi, kakeknya yang berusia 94 tahun. Sudah tiga hari Utama telat masuk sekolah. Bu Padmi, gurunya, bertanya. Ternyata Mbah Hadi sakit. Darah tingginya kambuh. Dia diobati rebusan daun pandan wangi. Sebelum berangkat sekolah, Utama harus menyiapkan makanan dan minuman simbah. Jadi, setiap pagi Utama harus berangkat ke pasar. Dia an…
Buku ini menceritakan persahabatan antara Sujana, Sueryadi, dan Arya yang sebenarnya masih ata pertalian saudara. mulai terganggu Ketika orang tua Suryadi , Pak Praba yang bekrjasama dengan orang dari luar negeri berniat medirikan pabrik dan membutuhkan tanah yang luas. Pak Braba mengincar tanah milik kakeknya Arya yang sebgai tempat tinggal dan tempat usaha kerajinan keris.. Dan Mbah Hadi deng…
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.
Darma masih duduk di Sekolah Dasar, Ia sangat cerdas dan sering membantu ayahnya bekerja sebagai tukang bangunan. Suatu saat Darma mendapat pengalamaan mengembara di hutan angker. Ia dapat mengetahui orang-orang masa lalu mengerjakan bangunan yang indah. Teknik dan arsitektur yang di gunakan, melalui pengembaraannya Ia dapat mengetahui sejarah dari Alas Mentaok hingga siapa arsitek Kraton Yogya…
Buku ini menceritakan di Desa Segarayasa, desa yang mendukung membuat lautan yang dibangun oleh Sultan Agung, dan suatu hari ada pertunjukan wayang, waktu dhalang waktu itu mengupamakan keadaan keraton yang bau wangi, dan seketika ada bau wangi dan semua penonton pada heran
Bayu dan Candra membereranikan diri memasuki sebuah bangunan tua berbentuk joglo, rumah itu terkenal angker ketika kedua nanak itu sedang memperhatikan keadaan dan sibuk mengambil foto, kedua anak itu tertegun saat melihat lukisan laki-laki tua gagah, dan tiba-tiba ada tangan dingin memegang telinga dan pipinya ternyat dia adalah Pak Mangku, kedua anak itu senang sekali karena bisa mengetahui …
Buku ini menceritakan hibungan baik kedua keluarga Bapak Suroso dan Bapak Sutono, keluarga ini sama-sama mempunyai dua anak laki-laki dan perempuan. Anak Pak Suroso namanya Narto dan Titi sedangkan anak Pak Sutono namanya Budi dan Narti.. Kebetulan Budi dan Nrto satru sekolahan, Narto adik kelas Budi, untuk itu Narto selalu meminjam buku-buku pelajaran kepada Budi sampai lulus kelas enam., tapi…
Buku ini menceritakan tentang kepompong yang ada dipohon jati yang enak dimakan