Program televisi memunculkan rubrikasi yang tidak lepas dari akar kebudayaan Jawa dari segi bahasa/sastra, peninggalan, adat istiadat dan lain-lain.
Dalam tulisan Wacana Karya Tulis Ilmiah Berbahasa Indonesia pada Guru SLTA di Yogyakarta ini dipaparkan hakikat, ciri, sifat, bahasa, dan struktur karya tulis ilmiah.
Dalam penelitian itu dibahas beberapa hal, yaitu mengenai kelompok teater yang produktif manggung selama tahun 1981--2000, sistem kepengarangan dan pemanggungan sebuah naskah, dan hubungan pementasan dengan audience.
Penelitian ini mencakup sistem pendukung sastra dalam media elektronik radio, meliputi sistem reproduksi, pengayom, penanggap, dan penghambat. Jenis karya sastra yang menjadi kajian adalah wayang kulit, kethoprak, sandiwara radio berbahasa Jawa, pembacaan buku, macapat, geguritan, dan langen mandra wanara.
Dalam buku itu dibahas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, yaitu mempelajari kesusastraan karya pengarang-pengarang Indonesia.
Penelitian itu diuraikan menanamkan kesadaran dan meningkatkan pemaaman masyarakat dan pemerintah daerah provinsi DIY terhadap kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing.
Buku ini mengurai proses pemungutan kosakata bahasa Arab dalam bahasa Wolio, perubahan morfologis dan perubahan makna yang terjadi setelah memalui proses pemungutan ke dalam bahasa Wolio.
Buku itu memuat kumpulan esai dan cerpen karya terbaik hasil nominasi para remaja usia 13--19 tahun se DIY.
Dalam penelitian itu diungkapkan jenis-jenis wacana yang sampai sekarang masih digunakan dalam komunikasi.