Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi Papua dalam KLDP (Kesah Layaran Dhateng Pulo Papuwah) karya Yitnasastra serta membantu masyarakat umum mengapresiasi hasil produk budaya, terutama sastra Jawa masa kolonial.
Berisi teori dan metode yang meliputi formalisme, strukturalisme, semiotika, strukturalisme genetik, naratologi, resepsi, interteks, postkolonial, dekonstruksi, dan teori-teori postrukturalisme pada umumnya.
Buku tersebut berisi ajakan bagi para pembaca untuk berdiskusi mengenai berbagai kemungkinan dalam mendekati sastra.
Sesuai dengan judulnya, buku ini menyajikan masalah keindahan dalam kaitannya dengan sastra dan kebudayaan pada umumnya. Estetika, sastra, dan kebudayaan adalah aspek terpenting yang diperlukan manusia dalam mempertahankan keseimbangan jasmani dan rohani. Buku ini terdiri dari 10 bab, membahas dengan lengkap hal di atas.
Dalam makalah itu berisi gambaran secara detail dan terperinci tentang konstruksi aplikatif dalam BJK. Aplikatif adalah suatu mekanisme penyandian lokasi, instrumental, dan peripheral lainnya menjadi argumen inti. BJK memiliki pemarkah pada inti (head marking), sehingga memiliki alternasi struktur klausa. Salah satu alternasi sintaktis itu adalah konstruksi aplikatif. Konstruksi aplikatif BJK d…
Dibicarakan eksistensi sastra, baik dalam bentuk fiksi maupun kritik, baik dalam kaitannya dengan masyarakat maupun kebudayaan. Dalam rangka membicarakan karya sastra sebagai studi kultural, beberapa teori yang dianggap relevan, diantaranya teori-teori Marxis, hegemoni, interaksi soimbolik, aktor jaringan, resepsi, interteks, feminis, postkolonial, dan dekonstruksi.
Penelitian ini bertujuan menjelaskan keberadaan karya-karya Kamsa berdasarkan tinjauan dari aspek kepengarangan dan struktur.
Buku itu berisi kumpulan cerpen hasil karya siswa SLTA se-Kabupaten Gunungkidul, baik sekolah negeri maupun sastra, peserta Bengkel Sastra Indonesia 2009 yang diadakan oleh Balai Bahasa Yogyakarta. Piano dalam Pesisir merupakan salah satu cerpen yang dijadikan judul buku.
Dalam buku itu dianalisis sistem yang membangun struktur KLDP dalam elemen-elemen struktur fungsi estetik dan sebagai tanda (fakta semiotik) yang berperan memenuhi fungsi komunikatif/fungsi praktis serta makna yang terkandung dalam KLDP.
Dalam tesis itu dikaji tiga karya Saul Bellow, salah seorang penulis Yahudi Amerika paling terkemuka pada abad 20 yang memenangkan hadiah nobel kesusastraan pada tahun 1976.Ketiga buku itu mengetengahkan persamaan permasalahan pada tokoh-tokohnya, yaitu, mereka orang-orang terasing dalam masyarakat yang mencoba mencari jawaban terhadap arti identitas diri mereka.